Gangguan saraf wajah atau Bell’s Palsy dapat terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan salah satu sisi wajah tampak mencong hingga sulit digerakkan.
Kondisi ini membuat penderita mengalami kesulitan saat tersenyum, menutup mata, berbicara, bahkan mengunyah makanan.
Selain penanganan medis, terapi fisioterapi menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan fungsi otot dan saraf wajah. Salah satu metode yang kini banyak digunakan ialah dry needling.
Bell’s Palsy merupakan gangguan pada saraf fasialis yang mengontrol otot wajah. Saat saraf mengalami gangguan, otot wajah dapat melemah atau mengalami kelumpuhan sementara.
Kondisi tersebut biasanya muncul mendadak dan kerap membuat penderitanya panik karena perubahan bentuk wajah terjadi dalam waktu singkat.
Bell’s Palsy Dapat Menyebabkan Gangguan Aktivitas Sehari-hari
Bell’s Palsy ditandai dengan beberapa gejala yang cukup mudah dikenali. Penderita umumnya mengalami wajah mencong sebelah, kesulitan tersenyum, sulit menutup mata, hingga mulut terasa tertarik ke satu sisi.
Selain itu, sebagian pasien juga merasakan wajah menjadi kaku atau lemah.
Aktivitas sederhana seperti meniup, mengunyah, atau berbicara pun dapat terasa tidak nyaman akibat gangguan pada otot wajah tersebut.
Kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat agar fungsi saraf dan otot wajah dapat pulih secara optimal. Salah satu bentuk terapi pendukung yang kini digunakan dalam fisioterapi ialah dry needling.
Dry Needling Fokus Membantu Fungsi Otot dan Saraf Wajah
Dry needling merupakan teknik fisioterapi yang menggunakan jarum khusus pada titik otot tertentu.
Metode ini bertujuan membantu mengurangi ketegangan otot sekaligus mendukung perbaikan fungsi saraf dan gerakan otot.
Terapi ini berbeda dengan akupunktur. Dry needling lebih berfokus pada penanganan gangguan otot serta fungsi gerak tubuh, termasuk pada kasus gangguan saraf wajah seperti Bell’s Palsy.
Pada pasien Bell’s Palsy, terapi dry needling dilakukan untuk membantu merangsang otot wajah yang mengalami kelemahan atau kekakuan akibat gangguan saraf.
Dry Needling Membantu Mendukung Proses Pemulihan Bell’s Palsy
Dalam penanganan Bell’s Palsy, dry needling dinilai dapat membantu mempercepat pemulihan fungsi wajah apabila dikombinasikan dengan terapi fisioterapi lainnya.
Beberapa manfaat dry needling pada kasus Bell’s Palsy antara lain membantu merangsang otot wajah, mengurangi kekakuan otot, meningkatkan fungsi gerak wajah, membantu relaksasi otot, serta mendukung proses pemulihan saraf wajah.
Terapi biasanya dikombinasikan dengan exercise therapy, massage therapy, electrical stimulation, stretching wajah, hingga neurological rehabilitation agar hasil pemulihan lebih optimal.
Penanganan sejak dini dinilai penting untuk meningkatkan peluang pemulihan pasien sehingga fungsi wajah dapat kembali membaik secara bertahap.
Prosedur Dry Needling Dilakukan oleh Fisioterapis Terlatih
Dry needling dilakukan oleh tenaga fisioterapis yang telah terlatih dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Selama proses terapi, pasien dapat merasakan sensasi ringan pada area otot tertentu.
Meski menggunakan jarum khusus, prosedur ini umumnya berlangsung aman dan nyaman apabila dilakukan sesuai standar penanganan fisioterapi.
Karena itu, masyarakat disarankan segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala seperti wajah mencong mendadak, sulit menggerakkan salah satu sisi wajah, sulit menutup mata, hingga wajah terasa kaku atau lemah.
Pemeriksaan lebih awal membantu tenaga medis menentukan terapi yang sesuai dengan kondisi pasien sekaligus meminimalkan risiko gangguan berkepanjangan.
Layanan Dry Needling Bell’s Palsy Tersedia di Cilacap
Masyarakat yang mengalami Bell’s Palsy maupun gangguan saraf wajah kini dapat memperoleh layanan fisioterapi dry needling di Klinik Amalia Bunda Medika.
Layanan tersebut ditangani oleh Titin Kartiyani, S.St.Ft., M.Ft dengan jadwal praktik setiap Rabu dan Jumat pukul 18.30–21.00 WIB serta Sabtu pukul 12.30–15.00 WIB.
Pasien dapat memperoleh informasi maupun melakukan pendaftaran melalui nomor 0823-2969-9844. Informasi layanan juga tersedia melalui akun Instagram @amaliabunda_medika serta laman Linktree Amalia Bunda Medika.