Merencanakan perjalanan ke negara-negara Asia tidak hanya membutuhkan persiapan tiket dan akomodasi, tetapi juga perlindungan kesehatan. Salah satu penyakit yang perlu diperhatikan di beberapa wilayah Asia adalah Japanese Encephalitis (JE) atau radang otak akibat virus JE. Bagi masyarakat yang mencari vaksin Japanese Encephalitis Cilacap, penting memahami manfaat vaksin Imojev dan siapa yang membutuhkannya.
1. Apa Itu Japanese Encephalitis?
Japanese Encephalitis merupakan infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan peradangan otak. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex yang terinfeksi, bukan melalui kontak langsung antarmanusia.
Nyamuk pembawa virus banyak ditemukan di wilayah pedesaan, terutama area persawahan dan lingkungan dengan genangan air. Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala, tetapi kasus berat dapat menyebabkan demam tinggi, kejang, penurunan kesadaran, hingga gangguan saraf jangka panjang. (Sumber: WHO dan CDC).
2. Apa Manfaat Vaksin Japanese Encephalitis (Imojev)?
Imojev merupakan salah satu vaksin untuk membantu mencegah infeksi Japanese Encephalitis. Vaksin ini menggunakan virus hidup yang telah dilemahkan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh membentuk perlindungan terhadap virus JE.
Vaksinasi penting terutama bagi orang yang tinggal atau bepergian ke wilayah dengan risiko penularan. Meskipun tidak semua infeksi menimbulkan gejala, penyakit JE yang berat dapat berdampak serius terhadap kesehatan. Vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan, selain menghindari gigitan nyamuk.
3. Siapa yang Membutuhkan Vaksin Imojev?
Vaksin JE dapat dipertimbangkan untuk anak maupun orang dewasa sesuai usia, kondisi kesehatan, dan risiko paparan. Kelompok yang perlu berkonsultasi antara lain:
- Pelancong yang akan tinggal lama di wilayah endemis JE.
- Orang yang sering bepergian ke negara dengan risiko penularan JE.
- Traveler yang beraktivitas di pedesaan, persawahan, atau area terbuka.
- Anak yang tinggal di wilayah dengan risiko Japanese Encephalitis.
Pelancong dengan perjalanan singkat yang hanya mengunjungi kawasan perkotaan umumnya memiliki risiko lebih rendah. Karena itu, kebutuhan vaksin perlu dinilai berdasarkan tujuan dan aktivitas perjalanan.
4. Kapan Vaksin Japanese Encephalitis Diberikan?
Berdasarkan informasi produk yang tercantum dalam dokumen penilaian BPOM, Imojev dapat diberikan mulai usia 12 bulan dengan satu dosis awal. Pada anak, dosis booster dapat dipertimbangkan 12–24 bulan setelah vaksinasi pertama apabila perlindungan jangka panjang diperlukan. Kebutuhan booster pada orang dewasa belum ditetapkan secara pasti.
Vaksin ini merupakan vaksin hidup yang dilemahkan sehingga tidak diberikan pada ibu hamil dan orang dengan gangguan kekebalan tertentu. Dokter perlu melakukan skrining sebelum vaksinasi untuk memastikan keamanan dan jadwal pemberiannya.
5. Konsultasi Vaksin Japanese Encephalitis di Cilacap
Sedang mempersiapkan perjalanan ke wilayah berisiko Japanese Encephalitis? Klinik Utama Amalia Bunda Medika menyediakan layanan Poli Vaksin untuk membantu konsultasi kebutuhan imunisasi sesuai tujuan perjalanan dan kondisi kesehatan.
Kunjungi klinik di Jalan Dokter Rajiman No. 36, Sabukjanur, Kebonmanis, Cilacap Utara. Untuk informasi ketersediaan vaksin Imojev dan reservasi, hubungi WhatsApp 0823-2969-9844. Lakukan konsultasi lebih awal agar persiapan kesehatan perjalanan lebih terencana.