Amalia Bunda Medika

Cantengan Tidak Kunjung Sembuh? Kapan Perlu Dilakukan Operasi?

Bagikan :

Cantengan atau kuku tumbuh ke dalam (ingrown toenail) terjadi ketika tepi kuku, terutama kuku ibu jari kaki, tumbuh menekan atau menusuk kulit di sekitarnya. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, pembengkakan, bahkan infeksi jika terus dibiarkan.

Pada tahap awal, cantengan terkadang dapat membaik dengan perawatan sederhana. Namun, jika keluhan terus berulang, semakin parah, atau disertai nanah, pemeriksaan dokter diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat.

1. Apa Penyebab Cantengan Sulit Sembuh?

Cantengan dapat dipicu oleh beberapa kebiasaan dan kondisi, antara lain:

  • Memotong kuku terlalu pendek atau melengkung pada bagian sudut.
  • Menggunakan sepatu yang terlalu sempit.
  • Mengalami benturan atau cedera pada kuku kaki.
  • Bentuk kuku yang melengkung secara alami.
  • Kebiasaan mengorek atau merusak kulit di sekitar kuku.

Tekanan berulang pada tepi kuku dapat menyebabkan peradangan. Jika kulit mengalami luka, bakteri juga dapat masuk dan memicu infeksi.

2. Apa Ciri-Ciri Cantengan yang Membutuhkan Pemeriksaan?

Cantengan yang semakin parah biasanya menunjukkan beberapa tanda berikut:

  • Nyeri ketika berjalan atau menggunakan sepatu.
  • Kulit di sekitar kuku tampak merah dan membengkak.
  • Muncul nanah atau cairan dari sisi kuku.
  • Terdapat jaringan daging yang tumbuh di sekitar kuku.
  • Keluhan terus berulang meskipun sudah melakukan perawatan.

Jika mengalami tanda tersebut, sebaiknya jangan mencoba memotong bagian kuku yang menusuk kulit sendiri. Pemeriksaan dokter membantu menentukan tingkat keparahan dan pilihan penanganannya.

3. Kapan Cantengan Perlu Dilakukan Operasi?

Tidak semua cantengan membutuhkan operasi. Pada kasus ringan, dokter dapat menyarankan perawatan konservatif, seperti mengurangi tekanan pada kuku, memperbaiki cara memotong kuku, dan menjaga kebersihan kaki.

Namun, tindakan bedah dapat dipertimbangkan apabila cantengan sudah berat, sering kambuh, menimbulkan infeksi berulang, atau disertai pertumbuhan jaringan berlebih di sekitar kuku.

Salah satu pilihan tindakan adalah pengangkatan sebagian tepi kuku (partial nail avulsion). Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat mempertimbangkan tindakan pada bagian matriks kuku untuk mengurangi risiko kuku tumbuh kembali ke arah yang sama.

Jenis tindakan ditentukan berdasarkan kondisi kuku dan hasil pemeriksaan dokter.

4. Bagaimana Mencegah Cantengan Kambuh?

Untuk membantu mencegah cantengan, potong kuku secara lurus dan jangan terlalu pendek. Gunakan sepatu dengan ruang yang cukup bagi jari kaki, hindari mengorek sudut kuku, serta jaga kebersihan kaki. Jika cantengan sering berulang, konsultasikan penyebabnya kepada dokter.

Penderita diabetes atau gangguan aliran darah pada kaki sebaiknya lebih cepat memeriksakan cantengan, terutama jika terdapat luka atau tanda infeksi.

5. Konsultasi Cantengan di Poli Bedah Amalia Bunda Medika Cilacap

Cantengan yang tidak kunjung sembuh dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jangan menunggu hingga nyeri semakin berat atau infeksi bertambah luas.

Konsultasikan keluhan Anda bersama dr. Gatot Ismaya, Sp.B., Dokter Spesialis Bedah di Klinik Utama Amalia Bunda Medika Cilacap. Dokter akan mengevaluasi kondisi kuku dan menentukan apakah keluhan cukup ditangani dengan perawatan atau memerlukan tindakan bedah.

Jadwal praktik: Senin–Jumat, pukul 19.00–21.00 WIB.

Untuk informasi layanan dan reservasi, kunjungi halaman Dokter Bedah Cilacap – Poli Bedah Amalia Bunda Medika atau hubungi WhatsApp 0823-2969-9844.