Benjolan di gusi bawah sering membuat panik, apalagi jika terasa sakit saat makan atau berbicara.
Sebagian orang mungkin menganggap kondisi ini hanyalah sariawan biasa atau luka kecil akibat tergigit.
Padahal, munculnya benjolan di area gusi bawah dapat menandakan berbagai kondisi, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi gigi yang membutuhkan penanganan medis.
Ukuran benjolan bisa berbeda-beda, ada yang kecil seperti jerawat, ada pula yang cukup besar hingga mengganggu aktivitas mengunyah.
Warnanya pun beragam, mulai dari merah muda, kemerahan, hingga kekuningan.
Tidak semua benjolan terasa nyeri, tetapi tetap penting untuk mengenali penyebabnya agar tidak terlambat ditangani. Lantas, apa sebenarnya penyebab muncul benjolan gusi di bawah?
Penyebab Muncul Benjolan Gusi di Bawah yang Paling Umum
Benjolan di gusi bawah dapat muncul karena berbagai alasan. Untuk memahami penyebabnya, Anda perlu memperhatikan bentuk, tekstur, rasa nyeri, dan gejala lain yang menyertai.
1. Abses Gigi atau Gusi Bernanah Bisa Menimbulkan Benjolan Nyeri
Salah satu penyebab paling umum adalah abses gigi atau gusi bernanah. Kondisi ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri dari gigi berlubang, sisa akar gigi, atau kebersihan mulut yang kurang terjaga.
Benjolan akibat abses biasanya memiliki ciri-ciri:
- Terasa lunak ketika disentuh
- Nyeri saat ditekan
- Tampak kemerahan atau kekuningan
- Disertai rasa berdenyut di sekitar gusi atau gigi
Pada beberapa kasus, seseorang juga bisa mengalami gejala tambahan seperti demam, bau mulut, hingga pembengkakan pada pipi.
Hal yang perlu diperhatikan, jangan pernah memecahkan benjolan ini sendiri di rumah karena berisiko menyebarkan infeksi.
Cairan nanah yang keluar bukan berarti masalah selesai, sebab sumber infeksinya tetap harus diobati oleh dokter gigi.
Jika dibiarkan terlalu lama, infeksi bahkan dapat menyebar ke jaringan lain dan memicu komplikasi yang lebih serius.
2. Kista atau Mukokel, Benjolan Kenyal Berisi Cairan
Penyebab lain munculnya benjolan di gusi bawah adalah kista atau mukokel.
Benjolan jenis ini biasanya terbentuk karena sumbatan pada kelenjar ludah kecil, trauma ringan di mulut, atau masalah pada sisa akar gigi.
Ciri-cirinya antara lain:
- Teksturnya kenyal atau lembut
- Bisa terasa seperti berisi cairan
- Tidak selalu menimbulkan rasa sakit
- Ukurannya dapat berubah-ubah
Pada beberapa orang, kista bisa mengecil sendiri lalu muncul kembali. Meski tampak tidak berbahaya, pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Dokter gigi biasanya akan mengevaluasi apakah benjolan cukup dipantau atau perlu tindakan lebih lanjut.
Fibroma, Pertumbuhan Jaringan Jinak pada Gusi
Fibroma termasuk kondisi jinak yang cukup sering ditemukan di area rongga mulut.
Benjolan ini muncul akibat iritasi kronis atau gesekan terus-menerus, misalnya karena penggunaan gigi palsu yang kurang pas, kebiasaan menggigit bagian mulut tertentu, atau tepi gigi yang tajam.
Fibroma memiliki beberapa karakteristik khas:
- Permukaan halus
- Cenderung keras ketika disentuh
- Tidak terasa nyeri
- Tumbuh perlahan
Karena sering tidak sakit, banyak orang tidak menyadari keberadaannya hingga ukurannya membesar.
Walau umumnya tidak berbahaya, dokter tetap perlu memastikan bahwa benjolan tersebut bukan pertumbuhan jaringan abnormal lain.
Torus Mandibula, Tonjolan Tulang Jinak di Rahang Bawah
Pernah merasakan benjolan keras di bagian dalam gusi bawah dekat lidah? Bisa jadi itu adalah torus mandibula.
Torus mandibula merupakan pertumbuhan tulang jinak yang biasanya muncul di sisi dalam rahang bawah.
Kondisi ini tidak tergolong penyakit serius dan sering kali ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan gigi. Ciri khas torus mandibula antara lain:
- Sangat keras seperti tulang
- Tidak nyeri
- Muncul di sisi dalam gusi bawah
- Tumbuh perlahan
Sebagian besar kasus tidak memerlukan pengobatan khusus, kecuali jika ukurannya mengganggu aktivitas makan, berbicara, atau pemasangan gigi palsu.
Faktor Lain yang Bisa Memicu Benjolan di Gusi Bawah
Selain kondisi di atas, ada beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan benjolan di gusi bawah, seperti:
- Penumpukan plak dan radang gusi
- Gigi bungsu tumbuh tidak normal
- Luka akibat tergigit atau makanan keras
- Efek samping pemasangan kawat gigi
- Perubahan hormon tertentu
Karena penyebabnya sangat beragam, diagnosis mandiri sering kali kurang akurat.
Langkah Penanganan Awal Saat Ada Benjolan di Gusi Bawah
Jika benjolan baru muncul dan belum bisa langsung diperiksa, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
1. Berkumur dengan Air Garam Hangat
Air garam hangat dapat membantu menjaga kebersihan rongga mulut sekaligus membantu mengurangi iritasi ringan pada gusi.
Gunakan larutan air hangat dengan sedikit garam, lalu berkumur perlahan beberapa kali sehari.
2. Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Tetap menyikat gigi secara rutin sangat penting, tetapi lakukan dengan lembut agar area benjolan tidak semakin iritasi.
Gunakan sikat gigi berbulu halus dan hindari menusuk atau memainkan benjolan menggunakan lidah maupun jari.
3. Jangan Memencet Benjolan
Kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah mencoba memencet atau menusuk benjolan sendiri.
Padahal, tindakan ini dapat memperparah peradangan, menyebabkan luka terbuka, bahkan meningkatkan risiko penyebaran infeksi.
4. Hindari Makanan Terlalu Panas atau Keras
Untuk sementara, pilih makanan yang lembut dan mudah dikunyah agar area gusi tidak semakin tertekan.
Kurangi makanan terlalu panas, pedas, atau keras yang bisa memicu rasa nyeri.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?
Segera periksakan diri jika benjolan:
- Tidak hilang dalam satu hingga dua minggu
- Terasa semakin sakit
- Disertai demam atau pembengkakan wajah
- Mengeluarkan cairan atau darah
- Mengganggu makan dan berbicara
Dokter gigi akan menentukan penyebab pasti dan menilai apakah benjolan perlu tindakan tertentu, seperti mengeluarkan cairannya, mengatasi infeksi dengan antibiotik, atau melakukan perawatan saluran akar bila terkait gigi bermasalah.
Salah satu layanan kesehatan yang dapat menjadi pilihan adalah Klinik Utama Amalia Bunda Medika, layanan kesehatan yang didirikan oleh Yayasan Amal Bunda untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk bagi lansia dan penerima manfaat pengobatan gratis.
Kontak Kami
WA Center: 0823-2969-9844
Email: amaliabundamedika@gmail.com
Alamat: Jl. Rajiman No. 44 Kebonmanis, Kec. Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
Kesimpulannya, penyebab muncul benjolan gusi di bawah tidak selalu sama. Ada yang hanya berupa iritasi ringan, tetapi ada pula yang menandakan infeksi serius seperti abses gigi.
Karena itu, penting mengenali cirinya sejak awal agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.***