Amalia Bunda Medika

Sulit Menelan: Penyebab dan Tanda yang Perlu Diperiksakan

Bagikan :

Sulit menelan merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan saat memasukkan makanan, minuman, atau bahkan air liur dari mulut menuju tenggorokan dan kerongkongan. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut disfagia (dysphagia).

Keluhan ini dapat terasa seperti makanan tersangkut di tenggorokan, nyeri ketika menelan, atau sering tersedak saat makan dan minum. Jika terjadi berulang atau semakin memburuk, sulit menelan perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya.

1. Apa Penyebab Sulit Menelan?

Disfagia dapat terjadi akibat gangguan pada otot, saraf, maupun struktur organ yang berperan dalam proses menelan. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkannya antara lain:

  • Radang amandel: Pembengkakan amandel dapat menimbulkan nyeri dan membuat proses menelan terasa tidak nyaman.
  • Radang tenggorokan: Infeksi atau peradangan pada tenggorokan dapat menyebabkan sakit saat menelan.
  • GERD: Refluks asam lambung dapat mengiritasi kerongkongan dan menimbulkan keluhan saat menelan.
  • Gangguan saraf: Stroke, Parkinson, dan beberapa penyakit saraf dapat memengaruhi koordinasi otot menelan.
  • Gangguan kerongkongan: Penyempitan, peradangan, atau gangguan gerakan kerongkongan dapat membuat makanan terasa tersangkut.

Penyebab sulit menelan perlu dievaluasi berdasarkan lokasi keluhan, riwayat kesehatan, dan gejala penyerta.

2. Gejala Sulit Menelan yang Perlu Diwaspadai

Selain kesulitan menelan makanan atau minuman, disfagia dapat disertai beberapa tanda berikut:

  • Sering batuk atau tersedak ketika makan dan minum.
  • Makanan terasa tersangkut di tenggorokan atau dada.
  • Nyeri ketika menelan.
  • Suara terdengar basah atau berubah setelah makan.
  • Air liur sulit ditelan.
  • Makanan atau minuman keluar kembali melalui hidung.
  • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Keluhan tersebut tidak selalu menunjukkan penyakit yang sama. Pemeriksaan diperlukan untuk menentukan sumber gangguan menelan.

3. Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Segera konsultasikan jika sulit menelan terjadi berulang, semakin berat, disertai penurunan berat badan, atau menyebabkan kesulitan memenuhi kebutuhan makan dan minum.

Waspadai kondisi darurat seperti tidak mampu menelan air liur, tersedak berat, atau kesulitan bernapas. Kondisi tersebut membutuhkan pertolongan medis segera.

Jangan memaksakan makan atau minum ketika mengalami kesulitan menelan berat karena dapat meningkatkan risiko makanan atau cairan masuk ke saluran pernapasan.

4. Pemeriksaan Sulit Menelan di Dokter THT Cilacap

Dokter spesialis THT-KL dapat mengevaluasi gangguan pada mulut, tenggorokan, dan area terkait proses menelan. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan keluhan dan kondisi pasien. Jika diperlukan, pasien dapat diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan atau berkonsultasi dengan dokter spesialis lain, seperti penyakit dalam atau saraf.

Bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan, Poli THT Klinik Utama Amalia Bunda Medika, Cilacap, melayani konsultasi bersama dr. Mahastini, Sp.THT-KL.

Jadwal praktik: Senin–Jumat | 19.00–21.00 WIB.

Informasi dan reservasi: WhatsApp 0823-2969-9844.

Jangan abaikan keluhan sulit menelan yang berulang. Kenali gejalanya dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi serta penanganan yang sesuai.