Amalia Bunda Medika

Suara Serak Tak Kunjung Hilang: Kapan Perlu Diperiksa?

Bagikan :

Suara serak merupakan kondisi ketika suara terdengar lebih berat, kasar, lemah, atau berbeda dari biasanya. Keluhan ini sering muncul saat seseorang mengalami flu, batuk, atau radang tenggorokan. Namun, jika suara serak tak kunjung hilang, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan karena bisa berkaitan dengan gangguan pada pita suara maupun organ tenggorokan lainnya.

Dalam dunia medis, perubahan kualitas suara dikenal sebagai disfonia (dysphonia). Kondisi ini dapat dialami oleh anak maupun orang dewasa dan memiliki berbagai penyebab.

Apa Penyebab Suara Serak?

Suara dihasilkan melalui getaran pita suara yang berada di dalam laring atau kotak suara. Ketika pita suara mengalami peradangan, pembengkakan, atau gangguan gerakan, kualitas suara dapat berubah.

Beberapa penyebab suara serak antara lain:

  • Laringitis: Peradangan pada laring yang sering berkaitan dengan infeksi virus.
  • Penggunaan suara berlebihan: Terlalu sering berteriak, berbicara keras, atau bernyanyi dapat membebani pita suara.
  • Refluks asam lambung: Pada sebagian orang, refluks dapat berkaitan dengan iritasi area laring.
  • Nodul atau polip pita suara: Pertumbuhan jaringan pada pita suara yang dapat mengganggu getarannya.
  • Kebiasaan merokok: Paparan asap rokok dapat mengiritasi saluran pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan laring.

Kapan Suara Serak Perlu Diperiksa?

Suara serak akibat infeksi virus umumnya membaik dalam waktu satu hingga tiga minggu. Namun, berdasarkan pedoman klinis American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery, suara serak yang tidak membaik dalam waktu empat minggu perlu dievaluasi melalui pemeriksaan laring.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan lebih cepat apabila suara serak disertai benjolan di leher, riwayat merokok, nyeri saat menelan, atau terjadi setelah operasi maupun pemasangan selang pernapasan.

Jika muncul sesak napas atau gangguan pernapasan, segera cari pertolongan medis darurat tanpa menunggu empat minggu.

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Pita Suara?

Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi beban pada pita suara, antara lain:

  • Minum air putih yang cukup.
  • Menghindari kebiasaan berteriak atau berbicara terlalu keras.
  • Memberikan waktu istirahat pada suara ketika sedang serak.
  • Menghindari rokok dan paparan asap rokok.
  • Tidak memaksakan suara ketika tenggorokan terasa tidak nyaman.

Hindari mengonsumsi antibiotik atau obat antiradang tanpa pemeriksaan dan anjuran dokter. Penanganan suara serak perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Periksa Suara Serak ke Dokter THT Cilacap

Jika mengalami suara serak berkepanjangan atau keluhan yang sering berulang, pemeriksaan oleh dokter spesialis THT-KL dapat membantu mengetahui penyebabnya. Dokter akan melakukan evaluasi berdasarkan riwayat keluhan dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan laring dapat dipertimbangkan sesuai indikasi medis.

Masyarakat yang membutuhkan konsultasi dapat mengunjungi Poli THT Klinik Utama Amalia Bunda Medika, Cilacap, bersama dr. Mahastini, Sp.THT-KL.

Jadwal praktik: Senin–Jumat | 19.00–21.00 WIB.

Untuk informasi pelayanan dan reservasi, hubungi WhatsApp 0823-2969-9844.

Jangan mengabaikan suara serak yang tidak kunjung membaik. Kenali penyebabnya dan konsultasikan dengan dokter THT agar mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang sesuai.