Amalia Bunda Medika

Presbikusis: Penurunan Pendengaran pada Lansia, Kenali Gejala dan Penanganannya

Bagikan :

Presbikusis merupakan penurunan kemampuan pendengaran yang terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini umumnya dialami oleh orang lanjut usia akibat perubahan pada telinga dalam dan sistem saraf pendengaran.

Presbikusis biasanya berkembang secara perlahan dan sering kali tidak disadari. Penderitanya dapat mengalami kesulitan mendengar suara bernada tinggi atau memahami percakapan, terutama ketika berada di lingkungan yang ramai.

Meskipun berkaitan dengan proses penuaan, presbikusis tidak boleh dianggap sepele karena dapat mengganggu komunikasi dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala dan cara menjaga kesehatan pendengaran sejak dini.

Penyebab dan Faktor Risiko Presbikusis

Presbikusis terjadi akibat perubahan dan kerusakan pada bagian telinga dalam, terutama sel-sel rambut sensorik di koklea, serta jalur saraf pendengaran. Selain faktor usia, beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penurunan pendengaran antara lain:

  • Kebiasaan mendengarkan musik dengan volume terlalu keras.
  • Paparan suara bising dalam waktu lama, seperti di area konstruksi atau pabrik.
  • Faktor keturunan atau riwayat gangguan pendengaran dalam keluarga.
  • Kebiasaan merokok.
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipertensi.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat merusak sistem pendengaran, seperti gentamisin dan beberapa obat kemoterapi.

Penumpukan kotoran telinga dan infeksi juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran, tetapi bukan merupakan penyebab langsung presbikusis.

Gejala Presbikusis

Gejala presbikusis umumnya muncul secara bertahap sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Kesulitan mendengar suara bernada tinggi, seperti suara anak-anak atau alarm.
  • Sering meminta orang lain mengulangi perkataan.
  • Sulit memahami percakapan di tempat ramai.
  • Sering menaikkan volume televisi atau radio.
  • Kesulitan memahami percakapan melalui telepon.
  • Telinga berdenging atau tinnitus.
  • Cenderung menghindari percakapan karena kesulitan mendengar.

Pencegahan Presbikusis

Penurunan pendengaran akibat proses penuaan memang tidak selalu dapat dicegah. Namun, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan telinga dan mengurangi risiko kerusakan pendengaran:

  • Hindari mendengarkan musik dengan volume terlalu keras.
  • Gunakan pelindung telinga ketika berada di lingkungan bising.
  • Jangan memasukkan benda asing ke dalam liang telinga.
  • Hindari penggunaan obat tetes telinga tanpa rekomendasi dokter.
  • Terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga.
  • Kendalikan penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi.
  • Hindari kebiasaan merokok.
  • Lakukan pemeriksaan pendengaran secara berkala, terutama jika mulai mengalami kesulitan mendengar.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter THT?

Segera konsultasikan kondisi pendengaran kepada dokter spesialis THT jika mulai mengalami kesulitan memahami percakapan, sering meminta orang lain mengulangi perkataan, atau mengalami telinga berdenging yang mengganggu.

Perlu diperhatikan: Penurunan pendengaran yang terjadi secara mendadak, terutama dalam waktu maksimal 72 jam, bukan gejala khas presbikusis. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan pemeriksaan segera di rumah sakit atau layanan THT. Jangan menunggu keluhan membaik dengan sendirinya karena penanganan yang terlambat dapat mengurangi peluang pemulihan pendengaran.

Periksa Kesehatan Telinga dan Pendengaran Anda

Penurunan pendengaran pada lansia dapat memengaruhi komunikasi, hubungan sosial, dan kualitas hidup. Oleh karena itu, mengenali gejala sejak dini dan melakukan pemeriksaan merupakan langkah penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bagi Anda atau anggota keluarga yang mengalami keluhan pada telinga maupun gangguan pendengaran, konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter di Klinik Utama Amalia Bunda Medika Cilacap.

Klinik Utama Amalia Bunda Medika

📍 Jalan Dokter Rajiman No. 36, Sabukjanur, Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap.
📱 WhatsApp Reservasi: 0823-2969-9844

Jangan abaikan perubahan kemampuan pendengaran. Pemeriksaan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas komunikasi dan aktivitas sehari-hari.

Author: dr. Ullima Pramulasari