Keseleo merupakan salah satu cedera yang paling sering terjadi, baik saat berolahraga, bekerja, maupun beraktivitas sehari-hari.
Pergelangan kaki yang terkilir, lutut yang salah tumpuan, atau pergelangan tangan yang terpuntir sering kali dianggap sebagai cedera ringan.
Tidak sedikit orang yang langsung memilih dipijat agar cepat sembuh.
Padahal, tidak semua keseleo boleh dipijat, terutama jika masih dalam fase awal cedera.
Penanganan yang kurang tepat justru dapat memperparah kerusakan pada ligamen dan memperlambat proses penyembuhan.
Apa Itu Keseleo?
Keseleo atau sprain adalah cedera pada ligamen, yaitu jaringan yang menghubungkan antar tulang di sekitar sendi.
Cedera ini terjadi ketika ligamen tertarik atau robek akibat gerakan yang berlebihan atau salah tumpuan. Bagian tubuh yang paling sering mengalami keseleo antara lain:
- Pergelangan kaki
- Lutut
- Pergelangan tangan
- Jari tangan atau kaki
Gejala Keseleo
Gejala yang muncul dapat berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan cedera. Beberapa tanda yang sering dialami antara lain:
- Nyeri saat digerakkan
- Bengkak di area cedera
- Memar
- Sulit berjalan atau menopang tubuh (jika terjadi di kaki)
- Sendi terasa tidak stabil
- Gerakan menjadi terbatas
Apabila nyeri sangat hebat atau tidak bisa menggerakkan sendi sama sekali, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga medis.
Mengapa Keseleo Tidak Boleh Langsung Dipijat?
Banyak orang percaya bahwa pijat dapat mempercepat penyembuhan keseleo.
Padahal, pada fase awal cedera (24–72 jam pertama), jaringan ligamen sedang mengalami peradangan. Jika dipijat terlalu dini, kondisi tersebut dapat menyebabkan:
- Bengkak semakin besar.
- Perdarahan di jaringan bertambah.
- Nyeri semakin hebat.
- Cedera ligamen menjadi lebih parah.
- Waktu pemulihan menjadi lebih lama.
Karena itu, pemeriksaan terlebih dahulu sangat penting untuk mengetahui tingkat keparahan cedera sebelum menentukan terapi yang tepat.
Pertolongan Pertama Saat Keseleo
Jika baru mengalami keseleo, lakukan metode RICE:
R – Rest (Istirahat)
Hentikan aktivitas dan hindari memberi beban berlebihan pada sendi yang cedera.
I – Ice (Kompres Dingin)
Kompres area yang cedera menggunakan es selama 15–20 menit setiap 2–3 jam pada 48 jam pertama.
C – Compression (Perban Elastis)
Gunakan perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan.
E – Elevation (Posisi Lebih Tinggi)
Posisikan bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung saat beristirahat agar pembengkakan berkurang.
Kapan Harus Menjalani Fisioterapi?
Fisioterapi sangat dianjurkan apabila:
- Nyeri tidak kunjung membaik setelah beberapa hari.
- Bengkak masih menetap.
- Sulit berjalan.
- Sendi terasa lemah atau mudah terkilir kembali.
- Gerakan masih terbatas.
- Keseleo sering kambuh.
Fisioterapi tidak hanya membantu mengurangi nyeri, tetapi juga mempercepat proses pemulihan serta mengembalikan fungsi sendi agar dapat beraktivitas kembali dengan aman.
Bagaimana Fisioterapi Membantu Mengatasi Keseleo?
Setelah dilakukan pemeriksaan, fisioterapis akan menentukan terapi sesuai kondisi pasien. Penanganan dapat meliputi:
- Manual Therapy untuk membantu mengurangi kekakuan sendi.
- Ultrasound Therapy untuk mendukung proses penyembuhan jaringan.
- TENS (Electrical Stimulation) untuk membantu mengurangi nyeri.
- Exercise Therapy untuk mengembalikan kekuatan otot dan stabilitas sendi.
- Stretching Therapy untuk meningkatkan kelenturan.
- Kinesio Taping sebagai penunjang stabilitas sendi selama masa pemulihan.
Program terapi akan disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera dan kebutuhan masing-masing pasien.
Konsultasikan di Poli Fisioterapi Klinik Amalia Bunda Medika
Apabila Anda mengalami keseleo yang tak kunjung sembuh, nyeri saat berjalan, atau sendi terasa tidak stabil, segera lakukan pemeriksaan di Poli Fisioterapi Klinik Amalia Bunda Medika Cilacap.
Fisioterapis akan melakukan evaluasi kondisi Anda dan menyusun program terapi yang sesuai untuk membantu mengurangi nyeri, mempercepat pemulihan, serta mengembalikan fungsi gerak secara optimal.
Untuk informasi jadwal layanan dan pendaftaran, hubungi 0823-2969-9844 atau datang langsung ke Jl. Rajiman No. 44, Kebonmanis, Cilacap Utara, Cilacap.***