Amalia Bunda Medika

Apa Penyebab Tangan Kebas dan Ngilu? Cek Pemicunya

Bagikan :

Pernahkah Anda merasakan tangan tiba-tiba kebas, kesemutan, atau bahkan disertai rasa ngilu yang mengganggu aktivitas? Kondisi ini sering dianggap sepele karena kerap hilang dengan sendirinya. 

Namun, jika keluhan tersebut terjadi berulang atau berlangsung lama, ada baiknya Anda mulai lebih waspada.

Tangan kebas dan ngilu dalam dunia medis dikenal sebagai parestesia, yaitu sensasi tidak normal pada tubuh. 

Keluhannya bisa berupa rasa baal, mati rasa, seperti ditusuk-tusuk jarum, hingga nyeri ringan sampai sedang. 

Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga gangguan kesehatan tertentu.

Lalu, apa penyebab tangan kebas dan ngilu? Berikut penjelasan lengkapnya.

Saraf Terjepit

Salah satu penyebab paling umum tangan kebas dan ngilu adalah saraf terjepit. Kondisi ini terjadi ketika saraf mendapat tekanan berlebih dari jaringan di sekitarnya, seperti tulang, otot, atau ligamen.

Saraf terjepit bisa muncul akibat postur tubuh yang buruk, terlalu lama menunduk, duduk dengan posisi tidak ergonomis, atau kebiasaan menopang kepala dengan tangan dalam waktu lama. 

Jika saraf yang tertekan berkaitan dengan lengan atau pergelangan tangan, maka sensasi kebas dan nyeri pun akan terasa di tangan.

Gangguan Saraf Perifer

Penyebab lain yang perlu diwaspadai adalah gangguan saraf perifer atau neuropati perifer. Saraf perifer berfungsi mengirimkan sinyal dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh, termasuk tangan.

Jika saraf ini terganggu, sinyal tidak tersampaikan dengan baik sehingga menimbulkan rasa kesemutan, kebas, atau nyeri. 

Kondisi ini sering dialami oleh penderita diabetes, infeksi tertentu, atau akibat efek samping obat-obatan.

Kekurangan Vitamin B

Kekurangan vitamin tertentu, terutama vitamin B1, B6, dan B12, juga dapat memicu tangan kebas dan ngilu. Vitamin B berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf.

Jika asupan vitamin ini kurang, fungsi saraf dapat terganggu sehingga muncul gejala parestesia. 

Kekurangan vitamin B12, misalnya, sering dikaitkan dengan rasa baal pada tangan dan kaki, kelelahan, serta gangguan konsentrasi.

Untuk itu, penting bagi Anda menjaga pola makan seimbang dengan asupan nutrisi yang cukup, baik dari makanan maupun suplemen jika diperlukan.

Sindrom Terowongan Karpal

Bagi Anda yang sering bekerja menggunakan komputer atau melakukan gerakan tangan berulang, carpal tunnel syndrome atau sindrom terowongan karpal patut dicurigai.

Kondisi ini terjadi akibat tekanan pada saraf median di pergelangan tangan.

Gejalanya meliputi kebas, kesemutan, nyeri, hingga rasa lemah pada tangan, terutama ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Keluhan biasanya terasa lebih parah pada malam hari atau setelah aktivitas intens.

Gangguan Aliran Darah

Tangan kebas dan ngilu juga bisa disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah. Aliran darah yang tidak lancar membuat suplai oksigen ke jaringan berkurang, sehingga menimbulkan rasa kebas.

Hal ini bisa terjadi akibat posisi tidur yang menekan lengan, cuaca dingin ekstrem, atau penyakit pembuluh darah tertentu. Biasanya, keluhan akan membaik setelah posisi tubuh diubah atau tangan digerakkan.

Cedera dan Peradangan

Cedera pada lengan, bahu, atau pergelangan tangan dapat memicu peradangan yang menekan saraf di sekitarnya. Akibatnya, muncul rasa nyeri dan kebas pada tangan.

Cedera bisa terjadi akibat benturan, jatuh, atau aktivitas fisik berlebihan. Jika tidak ditangani dengan baik, keluhan dapat berlangsung lama dan mengganggu fungsi tangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Meski sering kali tidak berbahaya, Anda sebaiknya segera berkonsultasi ke tenaga medis jika tangan kebas dan ngilu:

  • Terjadi terus-menerus atau semakin sering
  • Disertai kelemahan otot
  • Menyebabkan kesulitan menggenggam benda
  • Disertai nyeri hebat atau perubahan warna kulit

Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan menentukan penanganan yang tepat.

Peran Layanan Kesehatan dalam Penanganan Keluhan Saraf

Penanganan tangan kebas dan ngilu sangat bergantung pada penyebabnya. Mulai dari perbaikan pola hidup, fisioterapi, pemberian vitamin, hingga pengobatan medis tertentu.

Salah satu fasilitas layanan kesehatan yang memberikan perhatian pada keluhan saraf, terutama bagi lansia dan masyarakat umum, adalah Klinik Utama Amalia Bunda Medika. 

Klinik ini merupakan layanan kesehatan yang didirikan oleh Yayasan Amal Bunda dengan tujuan untuk selalu berdaya dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi para lansia maupun penerima manfaat pada program pengobatan gratis.

Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, layanan kesehatan seperti ini diharapkan mampu membantu masyarakat mengenali keluhan sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Informasi Kontak Klinik Utama Amalia Bunda Medika

  • WA Center: 0823-2969-9844
  • Email: amaliabundamedika@gmail.com
  • Alamat: Jl. Rajiman No. 44 Kebonmanis, Kec. Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Leave a Comment