Amalia Bunda Medika

Imunisasi Umroh untuk Anak: Vaksin Apa Saja yang Dibutuhkan?

Bagikan :

Imunisasi Umroh untuk anak merupakan salah satu hal yang perlu dipersiapkan orang tua sebelum membawa si kecil ke Tanah Suci. Selain memastikan persyaratan perjalanan terpenuhi, kondisi kesehatan dan kelengkapan imunisasi anak juga perlu diperhatikan agar perjalanan dapat dipersiapkan dengan lebih baik.

Lantas, apa saja imunisasi umroh untuk anak yang perlu diperhatikan orang tua?

Persyaratan vaksinasi dapat berubah sesuai ketentuan terbaru Arab Saudi. Untuk Umrah 1447H/2026, vaksin meningokokus menjadi salah satu persyaratan utama bagi jamaah dari semua negara.

Apakah Anak yang Ikut Umroh Perlu Vaksin?

Ya. Anak yang akan mengikuti Umroh perlu diperhatikan status imunisasi dan vaksinasi perjalanannya.

Selain untuk memenuhi persyaratan perjalanan, vaksinasi juga membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit tertentu saat anak berada di lingkungan dengan kerumunan besar dan kontak dekat dengan banyak orang.

WHO juga menekankan pentingnya vaksinasi meningokokus bagi jamaah Umroh dan Haji karena kegiatan tersebut melibatkan pertemuan banyak orang dari berbagai negara.

Vaksin yang Perlu Dipersiapkan untuk Umroh

Vaksin Meningitis (MenACWY)

Vaksin meningitis atau vaksin meningokokus kuadrivalen merupakan vaksin yang perlu diperhatikan bagi jamaah Umroh.

Dalam ketentuan Saudi Arabia untuk Umrah 1447H/2026, semua orang yang akan melakukan Umrah diwajibkan mendapatkan vaksin meningokokus kuadrivalen ACYW atau vaksin pentavalen ACYWX. Vaksin harus diberikan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan ke Arab Saudi. Masa berlaku bergantung pada jenis vaksin yang diberikan.

Karena itu, jangan menunggu terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan untuk melakukan vaksinasi.

Vaksin Polio

Vaksin polio juga menjadi bagian dari persyaratan bagi pelancong dari negara tertentu.

Indonesia termasuk dalam daftar negara yang tercantum dalam ketentuan Umrah 1447H/2026, sehingga pelancong dari Indonesia diwajibkan mendapatkan setidaknya satu dosis IPV sebelum perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk anak, pemberian vaksin perlu disesuaikan dengan riwayat imunisasi sebelumnya. Karena itu, sebaiknya orang tua membawa Buku KIA atau catatan imunisasi anak saat berkonsultasi.

Vaksin Lain Sesuai Kondisi dan Riwayat Anak

Selain vaksin yang menjadi persyaratan perjalanan, pastikan imunisasi rutin anak tetap lengkap sesuai usia.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga merekomendasikan jamaah untuk mengikuti imunisasi rutin, termasuk difteri, tetanus, pertusis, polio, campak, gondongan, dan cacar air.

Vaksin lain dapat dipertimbangkan berdasarkan usia, kondisi kesehatan, riwayat vaksinasi, dan tujuan perjalanan.

Kapan Vaksin Umroh Anak Sebaiknya Diberikan?

Sebaiknya orang tua melakukan persiapan jauh sebelum keberangkatan.

Khusus vaksin meningokokus, vaksin harus diberikan minimal 10 hari sebelum tiba di Arab Saudi.

Dengan persiapan lebih awal, dokter juga memiliki waktu untuk memeriksa riwayat imunisasi anak dan menentukan apakah terdapat vaksin yang perlu dilengkapi.

Selain Vaksin, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Kesehatan anak selama Umroh tidak hanya bergantung pada vaksinasi. Orang tua juga sebaiknya:

  • membawa obat rutin anak jika ada;
  • membawa catatan kesehatan dan imunisasi;
  • memastikan anak cukup tidur dan minum;
  • mengajarkan kebiasaan mencuci tangan;
  • menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit;
  • memperhatikan kondisi anak saat berada di tempat ramai.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menganjurkan kebersihan tangan dan penggunaan masker di tempat yang padat sebagai bagian dari pencegahan penyakit pernapasan.

FAQ Imunisasi Umroh untuk Anak

Apakah vaksin meningitis wajib untuk anak?

Untuk ketentuan Umrah 1447H/2026, vaksin meningokokus diwajibkan bagi individu yang akan melakukan Umrah dari semua negara. Detail usia dan jenis vaksin perlu dikonfirmasi sesuai ketentuan terbaru dan kondisi anak.

Berapa hari sebelum Umroh vaksin harus diberikan?

Vaksin meningokokus harus diberikan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan di Arab Saudi.

Apakah imunisasi rutin anak tetap perlu dilengkapi?

Ya. Pastikan imunisasi rutin anak sesuai usia tetap diperbarui. Status imunisasi dapat diperiksa bersama dokter sebelum perjalanan.

Kesimpulan

Imunisasi Umroh untuk anak perlu dipersiapkan sejak jauh hari. Untuk ketentuan Umrah 1447H/2026, vaksin meningokokus menjadi persyaratan utama, sedangkan vaksin polio juga diwajibkan bagi pelancong dari negara tertentu, termasuk Indonesia.

Selain memenuhi persyaratan perjalanan, orang tua juga perlu memastikan imunisasi rutin anak tetap lengkap dan kondisi kesehatannya siap untuk perjalanan.

Karena aturan perjalanan dapat diperbarui, selalu lakukan pengecekan kembali persyaratan terbaru sebelum keberangkatan.

Vaksin Umroh Anak di Cilacap

Ayah dan Bunda yang sedang mempersiapkan si kecil untuk Umroh dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan vaksinasi dan kesiapan kesehatan anak sebelum perjalanan di:

Klinik Utama Amalia Bunda Medika Cilacap
📍 Jl. Rajiman No. 44, Kebonmanis, Cilacap Utara, Cilacap
📱 WhatsApp Reservasi: 0823-2969-9844

Klinik Amalia Bunda Medika juga menyediakan layanan vaksin internasional dan layanan terkait persiapan perjalanan.

Sebaiknya persiapkan vaksin anak sejak jauh hari agar kebutuhan imunisasi dan dokumen perjalanan dapat diperiksa sebelum keberangkatan. 💙