Amalia Bunda Medika

Anak Pilih-Pilih Makanan, Apakah Normal?

Bagikan :

“Anak saya cuma mau makan itu-itu saja.” Keluhan seperti ini cukup sering membuat orang tua khawatir. Anak pilih-pilih makanan atau picky eating memang umum terjadi, terutama pada masa prasekolah. Namun, yang perlu diperhatikan bukan hanya makanan yang ditolak, tetapi juga seberapa beragam makanan yang masih mau dikonsumsi, kecukupan asupan, pertumbuhan anak, serta dampaknya terhadap aktivitas keluarga.

Apa Itu Picky Eating?

Picky eating merupakan pola makan ketika anak cenderung menolak makanan tertentu, enggan mencoba makanan baru, atau memiliki pilihan kuat terhadap rasa, tekstur, aroma, maupun jenis makanan. Review penelitian menunjukkan perilaku ini umum pada masa kanak-kanak dan lebih sering terlihat pada usia prasekolah.

Apakah Anak Pilih-Pilih Makanan Itu Normal?

Bisa saja merupakan bagian dari perkembangan, terutama bila anak tetap aktif, pertumbuhannya berjalan baik, dan masih mengonsumsi makanan yang cukup beragam. American Academy of Pediatrics menyebut perilaku memilih makanan sangat umum pada anak usia sekitar 2–4 tahun dan menyarankan pendekatan yang tenang daripada menjadikan waktu makan sebagai konflik.

Meski demikian, selektivitas yang semakin luas atau menetap dapat membuat variasi makanan anak menjadi lebih terbatas. Sejumlah penelitian menemukan picky eating berkaitan dengan konsumsi buah dan sayur yang lebih rendah, sementara dampaknya terhadap status berat badan dan kecukupan zat gizi dapat berbeda pada tiap anak.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?

  • Buat jadwal makan dan camilan yang teratur serta kurangi distraksi seperti gawai. 
  • Sajikan makanan yang disukai bersama pilihan makanan lain agar anak tetap memiliki makanan yang familiar.
  • Jangan memaksa anak makan. Tekanan saat makan dapat meningkatkan konflik dan membuat pengalaman makan menjadi kurang menyenangkan. 
  • Tawarkan kembali makanan yang pernah ditolak di kesempatan lain. Anak dapat membutuhkan paparan berulang sebelum menerima makanan baru. 
  • Ajak anak makan bersama keluarga dan berikan contoh pola makan yang beragam. 
  • Libatkan anak memilih atau menyiapkan makanan sesuai usia agar pengalaman makan terasa lebih menyenangkan.

Kapan Anak Pilih-Pilih Makanan Perlu Diperiksa?

Konsultasi sebaiknya dipertimbangkan bila pilihan makanan anak semakin terbatas, asupan tampak tidak mencukupi, berat atau pertumbuhannya menjadi perhatian, atau kesulitan makan mulai mengganggu aktivitas dan kehidupan keluarga. Picky eating yang menetap juga perlu dibedakan dari gangguan makan anak yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Konsultasi Dokter Anak Cilacap

Ayah dan Bunda yang memiliki kekhawatiran mengenai anak pilih-pilih makanan, nutrisi, berat badan, atau tumbuh kembang dapat berkonsultasi dengan dr. Lestarina Veronica Haloho, M.Sc., Sp.A, Dokter Spesialis Anak di Klinik Amalia Bunda Medika.

🗓️ Senin–Kamis | 18.30–20.30 WIB
📍 Jalan Dokter Rajiman No.36, Sabukjanur, Kebonmanis, Kec. Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap
📱 WhatsApp Reservasi: 0823-2969-9844 

Jadwalkan konsultasi dengan Dokter Anak Cilacap untuk membantu mengevaluasi pola makan dan kebutuhan nutrisi Si Kecil.