Jadwal imunisasi anak dibuat berdasarkan usia dan interval tertentu agar perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dapat terbentuk secara optimal. Namun, dalam praktiknya, imunisasi bisa terlambat karena anak sakit, jadwal terlewat, atau alasan lainnya. Kabar baiknya, imunisasi yang terlambat pada umumnya masih dapat dilanjutkan melalui imunisasi kejar, sehingga orang tua tidak perlu mengulang seluruh rangkaian dari awal.
Apakah Imunisasi yang Terlambat Harus Diulang dari Awal?
Tidak selalu. Prinsip catch-up vaccination adalah melanjutkan dosis yang belum diberikan berdasarkan usia anak, riwayat vaksinasi, dan interval minimal antar dosis. CDC menyatakan seri vaksin umumnya tidak perlu dimulai kembali hanya karena terdapat jeda yang lebih lama dari jadwal yang dianjurkan.
Hal tersebut juga sejalan dengan panduan IDAI yang menyebut bahwa imunisasi yang tertunda bukan alasan untuk menghentikan atau mengulang rangkaian dari awal. Dosis yang sudah pernah diberikan tetap diperhitungkan dan dokter dapat menyusun jadwal untuk melengkapinya.
Mengapa Imunisasi Kejar Penting?
Semakin lama imunisasi tertunda, anak dapat berada lebih lama dalam kondisi perlindungan yang belum lengkap. Penelitian menunjukkan keterlambatan vaksinasi dapat meningkatkan periode ketika anak belum memperoleh perlindungan tepat waktu dan berisiko membuat rangkaian imunisasi tidak selesai.
Kementerian Kesehatan juga menekankan bahwa anak yang belum atau terlambat imunisasi perlu mendapatkan imunisasi kejar agar perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dapat dilengkapi.
Apa yang Perlu Dilakukan Jika Imunisasi Anak Terlambat?
Ayah dan Bunda dapat membawa buku KIA atau catatan imunisasi saat konsultasi. Dokter atau tenaga kesehatan akan melihat vaksin yang sudah diberikan, usia anak saat ini, interval antar dosis, serta kondisi kesehatan anak untuk menentukan vaksin dan jadwal berikutnya.
Jangan membuat jadwal sendiri karena setiap jenis vaksin memiliki ketentuan yang berbeda. Beberapa vaksin juga memiliki batas usia tertentu, sehingga penentuan catch-up perlu disesuaikan dengan vaksin dan usia anak.
Jangan Menunda Imunisasi Anak
Keterlambatan imunisasi cukup umum terjadi dan berbagai penelitian menunjukkan bahwa program pengingat serta strategi catch-up dapat membantu meningkatkan kelengkapan vaksinasi anak.
Jadi, bila imunisasi Si Kecil terlewat, tidak perlu panik dan tidak perlu langsung mengulang dari awal. Segera lakukan pemeriksaan status imunisasi agar dapat diketahui vaksin apa saja yang masih perlu dilengkapi.
Konsultasi Imunisasi Anak di Cilacap
Bagi Ayah dan Bunda yang mencari layanan Dokter Anak Cilacap untuk mengevaluasi jadwal imunisasi yang terlambat, konsultasikan kebutuhan imunisasi Si Kecil bersama dr. Lestarina Veronica Haloho, M.Sc., Sp.A, Dokter Spesialis Anak di Klinik Amalia Bunda Medika.
🗓️ Senin–Kamis | 18.30–20.30 WIB
📍 Jalan Dokter Rajiman No. 36, Sabukjanur, Kebonmanis, Kec. Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap
📱 WhatsApp Reservasi: 0823-2969-9844
Bawa catatan imunisasi Si Kecil dan konsultasikan vaksin yang masih perlu dilengkapi bersama Dokter Spesialis Anak di Cilacap.