Kegiatan pencatatan Rekor MURI pembagian paket sayur dan lauk terbanyak yang digelar oleh Yayasan Amal Bunda di Alun-Alun Cilacap berlangsung meriah sekaligus menantang. Di tengah keramaian ribuan masyarakat yang hadir, Klinik Amalia Bunda Medika tampil sebagai garda terdepan dalam memastikan keamanan dan kesehatan peserta.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan ini, Klinik Amalia Bunda Medika mengerahkan tiga tim lengkap yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker. Mereka bertugas sejak pagi hingga acara berakhir, siap merespons segala kondisi darurat yang mungkin terjadi selama pembagian 5.572 paket sayur dan lauk gratis tersebut.

Dalam situasi yang ramai ini, risiko kesehatan meningkat, terutama bagi peserta yang datang sejak pagi tanpa sarapan atau yang kurang fit. Benar saja, tim kesehatan Klinik Amalia Bunda Medika harus bergerak cepat menangani beberapa warga yang hampir tumbang akibat kelelahan. Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah lemas, pusing, dan kurang energi akibat belum makan. Dengan sigap, para tenaga medis memberikan pertolongan pertama, seperti pemeriksaan tekanan darah, pemberian minuman, dan saran untuk segera beristirahat.
Kehadiran tenaga medis di lapangan menjadi faktor penting yang membuat kegiatan berjalan lancar dan aman. Para dokter bertugas memantau kondisi umum peserta, perawat membantu dalam tindakan medis ringan, sementara apoteker memastikan ketersediaan dan pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan.
Direktur Klinik Amalia Bunda Medika menyampaikan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif, profesional, dan humanis.

Selain memberikan layanan medis darurat, tim juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sarapan sebelum mengikuti kegiatan besar, menjaga hidrasi, dan mengenali tanda-tanda tubuh ketika mulai lelah. Edukasi singkat ini dilakukan sambil memberikan bantuan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh peserta.
Keterlibatan Klinik Amalia Bunda Medika dalam kegiatan pencatatan Rekor MURI Yayasan Amal Bunda menjadi contoh nyata kolaborasi positif antara sektor kesehatan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan kehadiran tenaga medis yang siaga, acara berskala besar ini dapat berlangsung lancar tanpa hambatan berarti dari sisi kesehatan. Kegiatan ini tidak hanya mencatatkan sejarah di MURI, tetapi juga menguatkan pesan bahwa keberhasilan sebuah acara sosial sangat bergantung pada sinergi semua pihak, termasuk dukungan penuh dari tim medis yang berdedikasi seperti Klinik Amalia Bunda Medika.